Berlindung dalam Pelarian

Sudah menjadi pengetahuan umum: bahwa modernisme telah menyebabkan manusia modern teralienasi dari spiritualitas dan jauh dari nilai-nilai ketuhanan. Realitas ini, paling kurang, telah diungkap Sukidi secara panjang lebar dalam bukunya, New Age. Kini, manusia modern perlahan sadar: bahwa mengedepankan "aku" dalam setiap sisi kehidupan merupakan prinsip yang sia-sia. Kemajuan di bidang sosial, politik, kebudayaa, ekonomi, dan teknologi yang semuanya lahir dari rahim modernisme-eksistensialisme ternyata sekedar solusi temporer, di mana cogito ergo sum tak cukup kuat menahan deras arus kompleksitas problem dalam diri setiap anak manusia.
Keterasingan spiritual manusia modern, pada akhirnya, melahirkan sebuah tren baru di tengah masyarakat dunia, termasuk di tengah masyarakat kota di Indonesia, yaitu mewabahnya komunitas-komunitas diskusi dan praktek sufisme yang banyak diminati, terutama oleh masyarakat dari kalangan Jet Set. Mereka, para Jet Set itu, menggigil diterpa sepi; ternyata, sahabatnya sesama Jet Set, rumah mewah yang mereka bangun di atas tanah puluhan bahkan ratusan hektare, surat-surat obligasi, pesawat pribadi, hingga wanita-wanita simpanannya ternyata tak mampu menghapus sepi di jiwa mereka. Dari sini, mereka, para Jet Set kesepian ini, menemukan tempat pelarian yang, menurut mereka, mampu menghapus sepi jiwanya di dalam komunitas-komunitas diskusi dan praktek sufisme. Sayang sekali, para Jet Set kesepian itu lupa: bahwa semua bentuk pelarian hanya akan berujung pada kesia-siaan.
Kiranya terdapat banyak hal di dalam hidup ini, di mana kita menjadikannya sebagai tempat pelarian. Ada yang tak puas dengan kekayaannya, kemudian mencuri uang rakyat; ada yang tak puas dengan keturunannya, kemudian mengadopsi anak angkat; bahkan ada yang tak puas dengan pasangannya, lalu jatuh di pelukan WIL dan PIL-nya. Tetapi pelarian, tetaplah pelarian; pelarian takkan pernah memberikan kepuasaan yang mutlak dan kafah.

1 komentar:

{ keep smile } at: 18 Oktober 2008 10:41 mengatakan...

Itu bukune Mas Sukidi yang baru tha? If so, mau minta ke orangnya ah.. hehhe

Poskan Komentar

 

Smack That, Bro! © 2011 Design by Best Blogger Templates | Sponsored by HD Wallpapers